..:: Buat Pejuang ::..

Pejuang Da’wah tak pernah merasa lelah,

tak merasa bosan berkarya,

tak lelah mencari Hidayah,

tak gelisah meski keadaannya sederhana,

baginya,

bagaimana agar perjalanan hidup boleh memberikan kontribusi dan karya nyata!

Mujahid takkan pernah mati!

kritiklah aku kalau ada salah!

mari saling menasihati,

jangan hanya di belakang marah-marah,

kalau begitu bererti belum ada Ukhuwwah,

kekal Istiqamah Fisabilillah ya Ikhwah Fillah!!

jiwamu adalah peluru!

hatimu perisainya!

kaum kuffar pembuat makar,

ayuh kawan jangan hanya diam!!

rapatkan barisan,

satukan kekuatan,

mari buktikan keikhlasan kita kawan!

kerana ia bukanlah sekadar slogan,

tapi ia adalah komitmen yg harus diwujudkan!

Islam terus diperjuangkan!

Posted in ~coretan bicara~ | Leave a comment

..:: sahabatku ::..

sahabatku…

seberat apapun masalahmu

sekelam apapun beban hidupmu

jangan pernah berlari darinya

ataupun bersembunyi

agar kau tak akan bertemu dengannya

atau agar kau bisa menghindar darinya

kerana sahabat

seberapa jauhpun kau berlari

dan sedalam apapun kau bersembunyi

Dia pasti akan menemuimu

dalam sebuah kehidupanmu

sahabatku…

alangkah indahnya bila kau temui ia dengan dada yang lapang

persilakan ia masuk dalam bersihnya rumah hati

dan mengkilapnya lantai nuranimu

hadapi ia dengan senyum seterang mentari pagi

ajak ia untuk menikmati hangatnya nikmat kesabaran

ditambah sedikit dugaan keteguhan

sahabat

dengan begitu

sepulangnya ia dari rumahmu

akan kau dapati

dirimu menjadi susuk tubug yang tegar

dalam semua keadaan

dan kau pun akan mampu dan lebih berani

untuk melewati lagi deraan kehidupan

dan yakinlah sahabat

kaupun akan semakin mampu bertahan

kala badai cubaan itu menghentam

yakinlah Allah sentiasa membantu [47:7]…!!

Posted in ~coretan bicara~ | 1 Comment

..:: Sahabat… Yakinlah..!! ::..

Sahabat, menyesali itu sama dengan putus asa.
Tapi tidak, jika sahabat muhasabah diri
Kerana akan selalu ada cinta dan persahabatan
Sahabat, buatlah sesuatu hal menjadi berharga
Ingatlah sahabat, kita masih memiliki banyak tugasan di depan mata
Pergunakanlah setiap detik menjadi penuh makna
Renungkanlah sahabat
Ini bukan sekedar renungan cinta dan persahabatan
Sahabat, jangan lupakan kewajiban kita
Membalas tetesan air mata sang Bunda dan peluh keringat Ayahanda

Sahabat, yakinlah dengan Allah
Berpegang teguhlah pada kebesaran Allah
Karena Dialah yang maha kuasa dan maha segalanya
Keyakinan kepada Allah adalah sumber kekuatan yang paling besar dalam hidup
Percayalah pada diri sendiri dan kemampuan sendiri
Kerana sebutir kepercayaan diri lebih besar nilainya daripada sekantung bakat yang tertidur

Sahabat, meskipun sebahagian pilihan yang harus kita ambil itu menyulitkan, kita mesti terus percaya pada diri sendiri kemampuan sendiri. Tidak ada lembaran jawaban sama untuk ujian kehidupan. Kita harus menyelesaikan setiap masalah yang muncul dalam perjalanan hidup kita. Belajar dari keberhasilan dan kegagalan yang pernah kita alami, itu akan menjadikan kita orang yang lebih kuat & tabah.InsyaAllah.

Sahabat, kita gagal bila hanya kita tidak pernah belajar dari pengalaman. Jadi, tidak perlu takut membuat keputusan dan mengambil risiko. Bahagikan waktu untuk merenungkan dan merencanakan sesuatu sebelum bertindak. Sebagian besar pilihan hidup kita adalah didasarkan pada rasa peduli pada orang lain dan diri sendiri.

Sahabat yang kucintai, memiliki rasa hormat yang baik untuk kita dan orang lain akan menjadi kekuatan dalam hidup kita. Dalam diri kita ada sesuatu yang layak dibagi dengan orang lain. Kita harus terus berfikir terbuka, jangan berhenti belajar, sambil belajar siapa tahu menemukan bakat dan minat baru yang sudah siap untuk bersemi.

Moga apa yang kita bicarakan selama ini akan mematangkan kita. Menjadikan kita insan yang mengerti kehidupan. Ambillah segala dari diriku sahabat. Yang baik diamalkan, yang buruk jangan dibuang. Malah jadikan ingatan agar tidak berulang untuk dirimu. Moga Allah memberkati persahabatan kita berkekalan hingga akhirnya.

razif mohamed

Universiti Islam Antarabangsa, Gombak

(24/5/2012-9.21am)

Posted in ~coretan bicara~ | 1 Comment

..:: rencanakan masa kita ::..

Saat kita masih kecil dulu dan ditanya ingin jadi apa ketika besar, pasti sebahagian besar dari kita menjawab ingin menjadi doktor, polis, ataupun guru. Namun, ketika umur kita beranjak dewasa, dan kita ditanya kembali ingin menjadi apakah kita, pasti sebahagian besar dari kita menjawab, “urmm, tunggu saja nanti, biarkan hidup ini mengalir begitu saja”, atau dengan jawapan lainnya “jadi apa saja pun boleh , yang penting ada hasil/kerja”.

Ya, biarkan hidup mengalir begitu sahaja, tetapi tidak patut untuk kita hanya menunggu nasib baik dan keberuntungan datang pada kita bukan? Banyak diantara kita [umat islam] melihat sebuah kejayaan adalah sebuah keuntungan,akan tetapi kenyataannya tidak semestinya. Ini kerana kejayaan itu juga mungkin sesuatu yang akan merugikan diri kita didunia dan di akhirat sana.

Kita perlu merancang apa yang hendak kita capai sama ada di dunia atau di akhirat sana. Kita perlu merancang masa kita.

“Separuh daripada kehidupan kita adalah mati [yakni maksud adalah tidur]… jadi manfaatkan lah masa kita hidup bernyawa… rancanglah masa supaya tidak menjadi sia2..”

(والعصر(1
(إن الإنسان لفي خسر(2
(إلا الذين آمنوا وعملوا الصالحات وتواصوا بالحق وتواصوا بالصبر(3

Demi masa.[1]
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,[2]
kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.[3]

Posted in ~coretan bicara~ | Leave a comment

.::Bila warna berbeza::.

Berlapang dada itu…
cukup indah…
saat menyesakkan dada…
menambahkan gelora…
ia datang membugarkan jiwa…
menenangkan rasa.

Bila diri dihambat duka…
kerana kata tersilap baca…
sehingga hati cerah menjadi buta…
memakan rasa menikam dada…
bagai luka dicurah cuka.

Bila warna berbeza datang menyapa…
berkira-kita untuk memandang sebelah mata…
jika mengangguk dan membenarkan kata…
nanti diri pula merasa merana…
bila fikrah dipandang sebelah mata.

Namun, bila ada rasa terbuka…
dan ingat sentiasa…
bahawa setiap jiwa berlainan warna…
dan insan itu bersifat alpa…
akan hadir rasa selesa…
menjalar rasa sejuk menyapa deria…
sehingga kita tersedar bahawa…
dia dan kita…
jua sama sebagai hamba Allah yang esa.

~razif mohamed~

Posted in ~coretan bicara~ | Leave a comment

:: Tidak ada nafasnya..! ::

Kepada para mahasiswa yang merindukan kejayaan

Kepada rakyat yang kebingungan di persimpangan jalan

Kepada pewaris peradaban yang telah menggoreskan,

Sebuah catatan kebanggaan di lembar sejarah manusia

Wahai kalian yang rindu kemenangan

Wahai kalian yang turun ke jalan

Demi mempersembahkan jiwa dan raga

Untuk Islam tercinta.

mahasiswa.. rakyat.. pewaris.. kebanggaan.. kalian.. yang turun.. demi.. Islam.

Rasulullah SAW bersabda,

“Jihad yang paling afdhal ialah berkata benar di hadapan pemerintah yang zalim”.

( Tarmizi,no 2174, Abu Daud,no 4344 dan Al-Nasa’i,no 7834 ).

Posted in ~coretan bicara~ | Leave a comment

:: Dosa Lidah ::

Apabila kita berdepan dengan penyebar berita keaiban seseorang, kita harus membaca kepada mereka Inna lillahi wa inna ilayhi raji’un (انّا للہ و انّا الیہ راجعون)

Surah Al-Baqarah, Ayat 156
“Sesungguhnya segalanya dari Allah dan kepada Allah jualah kita harus kembali”

Seandainya kita menyebarkan berita keaiban ini dari beliau kepada orang lain, kita akan berdosa. Jika berita itu benar, dosa kita adalah dosa mengumpat dan jika berita itu palsu maka kita berdosa menyebarkan fitnah.

Kedua-dua dosa ini tidak akan diampunkan oleh Allah swt sehingga yang empunya badan (i.e orang yang diceritakan itu) memaafkan mereka. Selain itu, penyebar berita itu dipertanggung jawab untuk berjumpa dengan semua pihak yang telah menerima berita itu darinya dan memperbetulkan berita tersebut.

Dosa lidah adalah satu dari dosa besar yang diambil ringan oleh ramai orang. Seandainya penyebar itu seorang yang jahil, Allah swt memberi ruang untuk memaafkan kejahilannya tetapi bagi mereka yang sudah tahu betapa besarnya akibat dosa tersebut, maka kemurkaan Allah swt akan bersamanya sehingga beliau memohon maaf dari yang empnya badan.

Nasihat ana selalu… supaya jangan sekali-kali memulakannya!
Nauzubillahi min dhalik!

Posted in ~coretan bicara~ | 1 Comment